Sat. Mar 2nd, 2024

AGE atau singkatnya Andarinyo Go Earth (AGE) sebagai LSM Internasional di Kota Ambon Maluku diundang masuk dalam Platform Dunia untuk Program Pengurangan Risiko Bencana dan menghadiri 7th Session of the Global Platform for Disaster Risk Reduction, dengan tema global “From Risk to Resilience: Towards Sustainable Development for All in a COVID-19 Transformed World” yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center-Bali, Indonesia, 23-28 Mei 2022. Paltform ini dihadiri oleh kurang lebih 124 dan didukung seepenuhnya United Nation Office-PBB dan BNPB Indonesia.

 COE AGE yakni Dr. Ir. Rohny S.  Maail, S.Hut, M.Si, IPU merasa mendapat kesempatan terbaik untuk membawa AGE bisa bergabung dan membangun kerjasama bilateral dengan stakeholder internasional dari berbagai belahan dunia. Kenapa sampai AGE bisa diundang pada Paltform dunia dalam meningkatan Pengurangan Risiko Bencana ini? Jawaban mendasarnya karena AGE mempunyai Konsep dan Blueprint Perencanaan Mitigasi dan Pengurangan Risiko Bencana/PRB melalui Konsep Mitigasi berbasis Ekosistim atau Mitigasi Vegetatif dengan upaya pembibitan dan  penanaman Pohon Mangrove/Bakau serta Pohon Endemik asal Maluku seperti Palaka, Bintanggur, Sukun Kapas, Linggua dll, ungkap Maail yang juga adalah Dosen Senior Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian UNPATTI. Pada kesempatan forum global terseut, AGE hadir membawa konsep Four Green Belt (Empat Sabuk Hijau) dengan pendekatan Enterprise Architecture Planning (EAP) dan Enabling Environment. Upaya nyata yang saat ini sementara AGE kembangkan adalah tanaman “SUKUN KAPAS” asebagai salah satu tanaman/vegetasi untuk ditanam di sekeliling pesisir pantai di Maluku agar berfungsi dalam memitigasi bencana sekaligus meningkatkan ketahanan pangan yang bersumber dari buah sukun yang dihasilkan.

Platfrom GPDRR Bali ini memberi penekanan yang luar biasa terhadap upaya LEAVE NO ONE BEHIND – EMPOWERING THE MOST AT RISK THROUGH SOCIAL PROTECTION dimana untuk waktu sekarang ini yang sangat diperioritaskan dalam level dunia adalah sistem perlindungan sosial yang adaptif mengantisipasi dan mencegah guncangan agar tidak berubah menjadi krisis, dengan lebih mempersiapkan masyarakat untuk mengatasi krisis dan membantu pemulihan dan pembangunan ketahanan.  Upaya ini selaras dengan Visi dan MISI AGE yang terus masuk dan terlibat langsung dalam kancah platform internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.